Sebagai pelatih kamu bisa menambah atlet, menilai, dan meninjau riwayat semua atlet di menu pelatih.
Alat evaluasi teknis yang mengukur akurasi passing secara objektif dari rekaman latihan. Gerakan pemain terdeteksi otomatis, momen perkenaan bola ditandai, lalu hasilnya tersimpan atas nama tiap atlet untuk ditinjau pelatih.
Unggah video passing atau pakai kamera, lalu tandai sasaran.
Rekaman diproses langsung di perangkat kamu, tidak ada yang diunggah ke server.
Metrik objektif yang dihitung otomatis dari gerakan.
Deteksi memakai frame differencing: piksel yang berubah antar frame ditandai hijau sebagai gerakan, lalu diukur intensitas, arah pusat gerak, dan puncaknya sebagai momen tendangan.
Rubrik berstandar skala 1 sampai 4. Sebagian aspek terisi otomatis dari video.
| Aspek yang dinilai | Bobot | Skor (1 Kurang · 4 Sangat Baik) |
|---|
Skala mengacu pada rubrik teknik passing. Aspek bertanda AUTO diisi mesin dari analisis video dan tetap bisa disesuaikan penilai. Klik “Lihat indikator penilaian” pada tiap aspek untuk melihat kriteria skor 1 sampai 4, atau buka tab Panduan.
Ringkasan akurasi passing untuk laporan pelatih atau data penelitian.
Kontribusi tiap aspek terhadap skor akhir.
Ringkasan seluruh atlet yang dinilai pada sesi ini.
| Atlet | Posisi | Klub | Evaluasi | Skor Terakhir | Rata-rata | Kategori |
|---|
Panduan lengkap memakai aplikasi analisis akurasi passing.
Aplikasi ini adalah alat bantu evaluasi teknik passing sepak bola usia dini berbasis analisis video. Aplikasi mendeteksi gerakan pemain dari rekaman, menandai momen perkenaan bola, lalu menilai akurasi passing memakai instrumen berstandar berskala 1 sampai 4. Hasil tersimpan atas nama tiap atlet dan dapat ditinjau serta dibandingkan oleh pelatih.
Kualitas rekaman sangat menentukan keakuratan deteksi. Ikuti anjuran berikut.
Saat dibuka, pilih peran terlebih dahulu.
Peran dapat diganti kapan saja lewat tombol Ganti di kanan atas.
Setiap aspek dinilai dengan skala 1 sampai 4, yaitu 1 Kurang, 2 Cukup, 3 Baik, dan 4 Sangat Baik. Tabel berikut menjelaskan indikator tiap skor sebagai acuan penilai agar penilaian konsisten dan objektif.
| Aspek (bobot) | Skor 1 · Kurang | Skor 2 · Cukup | Skor 3 · Baik | Skor 4 · Sangat Baik |
|---|---|---|---|---|
| Akurasi ke sasaran bobot 35% | Bola melenceng jauh dari sasaran atau tidak mengarah ke target. | Bola mengarah ke sasaran tetapi masih cukup jauh meleset. | Bola mendekati sasaran, hanya sedikit meleset. | Bola tepat mengenai sasaran secara konsisten. |
| Kekuatan / kecepatan bola bobot 15% | Bola terlalu lemah sehingga tidak sampai, atau terlalu keras dan liar. | Kekuatan kurang pas, bola agak lambat atau agak kekencangan. | Kekuatan sesuai jarak, bola meluncur stabil. | Kekuatan terkontrol dan pas, laju bola ideal sampai ke sasaran. |
| Sikap awal bobot 15% | Badan tidak seimbang, pandangan tidak ke sasaran, kaki tumpu tidak tepat. | Sebagian benar, misalnya pandangan ke sasaran tetapi kaki tumpu kurang tepat. | Badan seimbang, pandangan ke sasaran, kaki tumpu di samping bola. | Seluruh sikap benar dan rileks, kaki tumpu tepat di samping bola menunjuk arah target. |
| Perkenaan bola bobot 20% | Bola dikenai bagian kaki yang keliru sehingga melambung atau berputar liar. | Kadang memakai kaki bagian dalam, tetapi titik perkenaan belum konsisten. | Memakai kaki bagian dalam dan mengenai tengah bola dengan arah terkontrol. | Konsisten memakai kaki bagian dalam tepat di tengah bola, bola menggelinding mendatar dan terarah. |
| Gerak lanjutan bobot 15% | Tidak ada gerak lanjutan, kaki berhenti mendadak setelah menyentuh bola. | Ada gerak lanjutan tetapi terputus atau tidak searah sasaran. | Ada ayunan lanjutan yang mengikuti arah bola. | Gerak lanjutan penuh dan halus searah sasaran dengan keseimbangan terjaga. |
Skor akhir dihitung dengan menjumlahkan kontribusi tiap aspek sesuai bobotnya menjadi nilai 0 sampai 100, lalu dikelompokkan sebagai berikut.
| Rentang Skor Akhir | Kategori |
|---|---|
| 85 sampai 100 | Sangat Baik |
| 70 sampai 84 | Baik |
| 55 sampai 69 | Cukup |
| Di bawah 55 | Kurang |
Karena data tersimpan selama aplikasi terbuka, lakukan Ekspor Data secara berkala agar hasil tidak hilang saat halaman ditutup.
Deteksi memakai metode frame differencing, yaitu membandingkan tiap frame video dengan frame sebelumnya. Piksel yang berubah cukup besar dianggap gerakan. Dari situ dihitung intensitas gerak, pusat gerak, dan puncak gerakan yang ditafsirkan sebagai momen perkenaan bola.
Aplikasi tidak mengenali bagian tubuh secara khusus dan tidak melacak bola sebagai objek tersendiri, melainkan menyimpulkan dari pusat gerakan. Karena itu hasil paling akurat bila kamera diam, hanya satu pemain dalam bidang, latar tidak ramai, dan pencahayaan stabil. Metode ini setara dengan kinematic tracking sederhana.
Produk ini merupakan prototipe untuk skema penelitian dan pengembangan akurasi passing usia dini. Instrumen dirancang agar valid dan reliabel dengan target validitas isi CVI minimal 0,80 dan reliabilitas antar penilai ICC minimal 0,75. Indikator skor pada bagian F menjadi dasar agar penilaian antar penilai seragam.
Reza Resah Pratama dan M. Haris Satria
Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Sriwijaya.